Open Mon - Fri 10:00-18:00

Kelebihan dan Kekurangan Beton Untuk Jalan

Kelebihan dan Kekurangan Beton Untuk Jalan

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia banyak melakukan pengembangan infrastruktur khususnya untuk jalan tol antar Provinsi. Dalam pengembangan infrastruktur jalan tol, Pemerintah banyak menggunakan beton untuk jalan. Tentunya pemilihan material ini bukan tanpa alasan, namun karena beton menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan aspal.

Bagaimana Proses Pemasangan Beton Untuk Jalan

Untuk mendapatkan lapisan beton yang kokoh dan mampu menampung beban berat, pemasangan beton pada jalan menerapkan sistem perkerasan kaku yang terdiri dari lapisan pondasi bawah dan lapisan pondasi.

Dengan begitu, bagian terbesar dari struktur beton yang memiliki peran utama sebagai penahan beban adalah lapisan pondasi. Sementara untuk pondasi bawah memiliki peran sebagai penyangga.

Umumnya, material yang digunakan untuk jalan adalah beton mutu K-300. Material ini diaplikasikan sedemikian rupa pada permukaan jalan dengan ketebalan tidak kurang dari 20 cm. Ketebalan standar inilah yang menjadikan beton untuk jalan memiliki ketahanan yang baik terhadap kendaraan, roda, lalu lintas padat, pelapukan hingga cuaca ekstrim.

Kelebihan Beton Untuk Jalan

Seperti yang sudah disinggung pada ulasan sebelumnya, jika material beton memiliki banyak kelebihan ketika diaplikasikan pada area jalan raya. Berikut ini adalah beberapa kelebihan material beton sebagai perkerasan jalan.

  1. Daya Tahan Tinggi

Keunggulan utama yang ditawarkan material ini adalah pada daya tahannya yang sangat tinggi. Dimana perkerasan jalan beton memiliki daya tahan jauh lebih baik dibandingkan perkerasan jalan aspal. Terlebih lagi jika ukuran ketebalan beton yang diaplikasikan lebih dari 25 cm.

Baca juga:

Harga Ready Mix

Daya tahan beton yang sangat tinggi membuatnya mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas. Begitu juga dengan kepadatan lalu lintas yang tidak jadi masalah pada jalan yang menggunakan material beton sebagai perkerasannya.

  1. Elastisitas Tinggi
    Meski perkerasan beton kaku, namun pada tahap aplikasi modulus elastisitas materialnya sangat tinggi. Sehingga tidak heran jika jalan beton mempunyai kemampuan yang baik untuk menahan genangan air ataupun banjir. Hal ini juga menjadikan beton lebih ramah terhadap bencana banjir.
    Modulus elastisitas yang tinggi juga membuat material ini cocok diaplikasikan pada struktur tanah yang memiliki CBR rendah. Perkerasan beton dapat langsung diaplikasikan tanpa harus melalui tahap perbaikan struktur tanah.
  2. Material Mudah Ditemukan
    Keunggulan lain dari material beton adalah mudah ditemukan. Bahkan bisa dikatakan, beton bisa didapatkan dimana saja. Sehingga kontraktor tidak akan kesulitan menemukan material perkerasan jalan ini, sekalipun di daerah perkotaan kecil yang minim akses material infrastruktur.
    Penggunaan material dalam jumlah banyak pun tidak akan menjadi kendala karena stok bahan dasar beton untuk jalan yang melimpah.
  3. Biaya Pemeliharaan Murah
    Alasan lain mengapa beton banyak digunakan untuk perkerasan jalan ialah karena biaya pemeliharaannya yang murah. Meski biaya pembangunan atau aplikasinya lebih mahal dibanding aspal, namun perawatan jalan beton lebih murah. Di balik masa pakainya yang lama, perawatan jalan beton juga sangat minim.

    Umumnya, untuk pembangunan jalan beton sepanjang 1 km lebar 4 meter membutuhkan budget kurang lebih 2,5 miliar. Walaupun angka tersebut terbilang cukup besar, namun sangat sebanding dengan kualitas yang diberikan.

Baca juga:

Harga Jayamix

Kekurangan Beton Untuk Jalan

Walaupun material ini memiliki sederet kelebihan, namun bukan berarti jika beton untuk jalan juga mempunyai beberapa kekurangan, seperti:

  1. Mahal
    Pada poin di atas telah dijelaskan singkat jika biaya pembangunan jalan beton memang lebih mahal dibanding aspal. Biaya yang cukup besar menjadikan jalan-jalan Kabupaten  atau pedesaan belum banyak yang menggunakan beton.
  2. Kualitas Jalan Sangat Tergantung pada Proses Pembangunan
    Pada dasarnya, material ini memiliki daya tahan yang sangat tinggi. Namun kualitas tersebut sangat tergantung dengan proses pembangunannya. Ketika proses pengeringan beton untuk jalan terlalu cepat, risiko adanya retakan pada area jalan pun semakin besar. Begitu juga dengan kehalusan jalan yang sangat tergantung pada prosesnya.
  3. Ketinggian Elevasi Jalan Meningkat
    Perbaikan jalan beton biasanya sangat jarang dilakukan. Namun ketika hal ini terjadi, maka harus dilakukan pembongkaran jalan beton lama. Selanjutnya perlu dilapisi terlebih dahulu yang membuat ketinggian elevansi jalan meningkat. Dengan kata lain, permukaan beton akan lebih tinggi dibanding area jalan di sekelilingnya.

Tentunya setiap material memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, begitu juga dengan beton untuk jalan. Sehingga pemilihan material biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.