Arsitektur

Manajemen Konstruksi dalam Materi-Materi Teknik Sipil

Manajemen Konstruksi dalam Materi-Materi Teknik Sipil

Materi-Materi Teknik Sipil

Memahami teknil sipil bukanlah hal yang mudah. Di dalamnya diperlukan pemahaman akan materi-materi teknik sipil yang berupa teori dan perhitungan yang harus tepat. Beberapa diantaranya akan berkaitan dengan pengetahuan mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam konstruksi bangunan, penghitungan biaya pelaksannaan sebuah proyek, tahapan-tahapan proyek dari awal hingga evaluasinya, administrasi dan organisasi dalam proyek, serta materi manajemen konstruksi.

Dengan penguasaan materi-materi teknik sipil, maka engineer akan mampu memahami tentang pelaksanaan konstruksi, memiliki kemampuan menangani masalah administrasi, membuat rancangan biaya dan anggaran konstruksi, dan pengaturan manajemen proyek di dalamnya.

Salah satu yang berkaitan dengan web ini dalam membuat rencana pembiayaan pengecoran, pengecoran sendiri merupakan bagian dari kegiatan teknik sipil yang tentunya berkaitan dengan pembiayaan, contoh nya dalam menentukan harga beton cor

Semua hal di atas termasuk materi-materi teknik sipil bisa membuat seseorang memahami setiap detail dalam proyek konstruksi. Proyek konstruksi ini sendiri bisa diartikan sebagai sebuah proyek yang melibatkan berbagai pihak dalam proses yang sangat komplek. Dalam aktivitas ini, sbeuah tim akan mengelola sumber daya proyek yang ada dan melakukan kegiatan pembangunan dalam  jangka waktu tertentu.

Dalam proyek konstruksi ini, bukan hanya kondisi fisik bangunan yang jadi perhatiannya, melainkan ada banyak aspek yang perlu diperhatikan yang ada dalam materi-materi teknik sipil, seperti manajemen proyek itu sendiri. Orang-orang yang terlibat di dalamnya ada yang bekerja dalam kantor. Ada pula yang bekerja di lapangan.

Kegiatan ini diawasi oleh seseorang yang menjabat sebagai manajer proyek, dengan desain konstruksi yang dibuat oleh insinyur desain atau arsitek proyek. Mereka inilah yang bekerja di dalam kantor dengan spesialisasi pekerjaan masing-masing.

Sementara itu, di lapangan, sebuah proyek konstruksi akan melibatkan pekerjaan banyak professional lainnya, seperti tukang kayu, tukang batu, tukang besi, dan juga buruh bangunan.

Semuanya itu penting dan tak terlepas dari elemen lain seperti yang ada dalam materi-materi teknik sipil, yakni: metode penentuan besaran biaya proyek, rancang bangun dalam konstruksi, dampak lingkungan, keamanan, ketersediaan bahan bangunan, pemilihan bahan bangunan, ketersediaan logistic untuk proyek, dan berbagai hal lainnya yang tak lepas dari manajemen konstruksi.

Unsur-unsur Manajemenn Konstruksi dalam Materi-materi Teknik Sipil

Ada beberapa unsur penting dari pelaksanaan sebuah konstruksi. Beberapa diantaranya adalah:

  • Pemilik proyek / Owner
  • Konsultan perencana meliputi struktur dna juga arsitek dalam proyek konstruksi
  • Kontraktor
  • Konsultan pengawas

Berikut ini pembahasan singkat tentang masing-masing factor di atas yang akan menentukan kesuksesan kegiatan konstruksi:

  1. Pemilik proyek atau owner
    Owner dalam proyek konstruksi ialah mereka  yang bisa jadi perorangan maupun badan yang memiliki proyek. Mereka memberi pekerjaan pada pihak kontraktor atau penyedia jasa konstruksi dan memberi upah untuk pekerjaan yang dibayarkan.
  1. Konsultan perencana
    Konsultan perencana dalam proyek konstruksi ini bisa berupa badan hokum maupun perorangan yang memiliki tugas untuk merencanakan bangnan yang sesuai permintaan owner. Tugas lainnya ialah memberikan saran dan juga pertimbangan terhadap perkembangan proyek yang dijalankan.Konsultan ini harus memahami benar materi-materi teknik sipil, bukan sekdar membuat rancangan bangunan, namn juga dalam hal mekanikal, eletktrikal, dan juga membuat anggaran biayanya.
  1. Kontraktor
    Seperti yang sudah disebutkan di atas, kontraktor adalah pelaksana jalannya sebuah proyek konstruksi. Kontraktor bisa berupa perorangan maupun badan hokum yang menyelenggarakan proyek konstruksi sesuai dengan biaya yang dianggarkan sebelumnya.

Manajemen Proyek dalam Materi-materi Teknik Sipil

Manajemen proyek dalam materi-materi teknik sipil meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasinya. Semuanya di manage dari awal hingga akhir dan juga evaluasi proyek yang dijalankan. Semua itu ditujukan agar proyek berakhir tepat waktu, sesuai dengan hasil dan kualitas yang direncakana sesuai perencanaan awal sebelum proyek dimulai.

Kegagagalan manajemen konstruksi bisa saja terjadi.  Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti salah memilih kontraktor yang kurang pengalaman maupun salah memiliki konsultan perencanaan. Permasalahan yang muncul bisa berupa kenaikan biaya konstruksi maupun hasil proyek yang kurang memuaskan owner karena tidak sesuai dengan rancangan awal.

Maka dari itulah, keterlibatan tenaga ahli yang paham akan materi-materi teknik sipil sangat penting dalam mendukung kinerja dan menentukan hasilnya. Hal ini juga sering disebut dengan istilah constructability yang menjamin rancangan disusun dengan metode yang tepat.

Manfaat constructability dalam materi-materi teknik sipil sering diperlihatkan dalam beberapa hal berikut ini:

  • Mampu menghemat biaya konstruksi
  • Mampu mengurangi waktu pengerjaan proyek konstruksi hingga mengurangi biaya konstruksi dan pemakaian tenaga kerja
  • Mampu menekan munculnya masalah dalam proyek dan pelaksanaannya
  • Meningkatkan keselamatan kerja selama proses konstruksi
  • Dll

Constructability  menjadi hal yang sangat penting khususnya bagi kontraktor agar menjalankan setiap proses konstruksi sesuai dengan perencanaan awal. Hal ini karena penerapan desaina kan sangat terpengaruh  akan factor lapangan untuk menentukan lancar atau tidaknya pelaksanaan kerja konstruksi. Karena ketka desain rancangan bangunan sudah sampai ke tangan kontraktor, maka semuanya menjadi tanggung jawab kontraktor untuk  menyelesaikan semua tahapan pembangunan maupun konstruksi.

Manajemen konstruksi termasuk pemahaman tentang constructability merupakan hal yang patut dipelajar mendalam karena erat kaitannya dengan materi-materi teknik sipil. Khususnya bagi engineer, semua pelaksanaan  haruslah sesuai dengan rancangan dan juga desain untuk menghasilkan konstruksi sesuai permintaan owner.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.