Mengenal Jenis-jenis Besi dalam Konstruksi dan Kegunaannya

Mengenal Jenis-jenis Besi dalam Konstruksi dan Kegunaannya
Juni 19, 2018 CV. Dafa Aliet Mix
Mengenal Jenis-jenis Besi dalam Konstruksi dan Kegunaannya

MENGENAL JENIS BESI

Ada banyak sekali ragam bahan bangunan yang dipakai dalam konstruksi. Ada material berupa logam, kayu, hingga beton. Masing-masing memiliki peran tersendiri sebagai komponen penting konstruksi.

Khususnya material berupa logam biasa pula disebut dengan besi dimana jenis-jenis besi dalam konstruksi sangat beragam. Penggunaannya bisa untuk rancangan jalan, sarana telekomunikasi, dan juga untuk pembangunan perumahan.

Semuanya digunakan seiring dengan perkembangan kehidupan manusia dan juga kemajuan ilmu teknik sipil  baik di Indonesia maupun di dunia. Hal ini juga berhubungan dengan  ilmu tkenik sipil dan arsitektur dalam rangka menciptakan bangunan yang lebih baik.

Kebutuhan akan besi sudah barang tentu identik dengan pengecoran, sebagai pembentuk struktur pada beton, tentu adan perlu mengetahui harga beton cor yang kami jual disini

Besi Baja

Mengenal Jenis-jenis Besi dalam Konstruksi

Jika dulu, untuk membuat struktur bangunan, para insinyur menggunakan kayu, maka saat ini, besi atau logam lebih banyak digunakan. Material ini banyak memberikan manfaat baik dari sisi biaya maupun dari durabilitasnya.

Utamanya untuk kolom, balok, maupun dinding, besi memberikan peranan penting menggantikan fungsi kayu dalam dunia konstruksi.

Sebelum mengenal jenis-jenis besi dalam konstruksi, maka terlebih dulu kita akan mencari tahu pengertian dari besi itu sendiri. Besi adalah bahan dari logam dimana sebagian besar materi pembentuknya adalah atom besi atau ferro. Disebut juga dengan nama ferrous metal.

Baca juga: mengenal besi wire mesh

Saat ini, ada banyak sekali jenis-jenis besi dalam konstruksi. Ada yang dibedakan berdasarkan cara pembuatannya dan manfaatnya. Berikut ini beberapa jenis besi pada umumnya yang dimanfaatkan dalam dunia konstruksi:

  1. Besi tuang

Apa itu besi tuang? Besi ini diberi nama berdasarkan cara pembuatannya. Caranya ialah dengan memproses biji-biji besi hingga melebur. Akhirnya akan diperoleh besi dalam proporsi tertentu unsur-unsurnya baru kemudian dituangkan ke dalam suatu cetakan dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan.

Di dalam besi tuang ini ada berbagai kandungan, seperti karbon, mangan, belerang, dan juga posfor serta silicon.

Setiap jenis-jenis besi dalam konstruksi memiliki sifat dan karakter berbeda. untuk jenis besi tuang, beberapa sifatnya adalah:

  • Keras
  • Cukup getas atau tidak cukup kuat untuk menahan suatu benturan
  • Mudah menyusut pada waktu pendinginan
  • Proses pengerasan melalui pemanasan terlebih dahulu baru kemudian didinginkan dengan cara mendadak
  • Cukup kuat menahan desak, yaitu hingga 6000 kg/cm2
  • Terhadap daya tarik cukup lemah, yaitu hanya bisa mencakup hingga nilai maksimum 500 kg/cm2
  • Dengan kandungan silicon di dalamnya, maka besi ini tidak mudah berkarat atau korosi
  • Sifat besi tidak bisa disambung dengan pengelasan maupun dengan memakai paku keeling.

Itulah beberapa sifat dari besi tuang. Dengan sifat-sifatnya tersebut, besi tuang ini banyak dimanfaatkan untuk konstruksi. Pengguaannya beebeda dengan jenis-jenis besi dalam konstruksi karena menysuaikan dengan kebutuhan. Penerapan suatu material akan maksimal jika tepat memilih sifat besi yang ada di dalamnya.

Untuk besi tuang, maka manfaatnya dalam konstruksi sangat beragam, yaitu:

  • Pembuatan pipa bertekanan tinggi
  • Pembuatan alat-alat sanitasi yang bisa dipasang dalam gedung maupun bangunan lainnya
  • Untuk penerapan struktur-struktur dalam konstruksi yang manfaatnya untuk menahan desak
  • Pada pembangunan jembatan, besi ini dimanfaatkan sebagai tumpuan gelagar jembatan baik sendi dan roll
  • Pembuatan pintu gerbang dan juga bagian dari mesin-mesin
  1. Besi tempa

Selain besi tuang, masih banyak jenis-jenis besi dalam konstruksi. Salah satunya adalah besi tempa yang merupakan jenis besi dengan kandungan unsur di dalamnya meliputi: karbon, belerang, silicon, pospor, mangan, serta banyak unsur lainnya.

Besi tempa sudah cukup jarang digunakan, karena sifat-sifatnya yang kurang maksimal untuk digunakan dalam banyak hal.

Sifat-sifat besi tempa adalah:

  • Kuat dan liat
  • Mudah ditempa
  • Suhu leleh mencapai 1535 derajat celcius
  • Tahan akan korosi
  • Penyambungan bisa dilakukan dengan pengelasan

Penggunaan besi tempa bisa digantikan dengan besi struktur. Akan tetpai untuk beberapa bagian tertentu seperti bagian yang butuh besi yang kuat, maka besi tempa lebih banyak dipilih daripada jenis-jenis besi dalam konstruksi lainnya.

Beberapa contoh penggunaannya adalah untuk: pembuatan pipa gas, sekrup, sumbat baut dan juga lantai kapal kuda.

  1. Baja

Dibandingkan dengan jenis-jenis besi dalam konstruksi lainnya, jenis besi yang satu ini paling sering ditemui dalam konstruksi. Baja adalah paduan antara besi dan juga karbon. Meskipun sama-sama mengandung karbon, namun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan karbon di dalam besi tuang.

Sifatnya beragam, berdasarkan jumlah karbon di dalamnya, yaitu ada baja sangat lunak, baja lunak, baja keras dan baja sedang.

Untuk bidang konstruksi, penggunaan baja yang paling banyak hanya ada dua, yaitu jenis baja lunak dan juga baja keras.

Penggunaannya banyak diterapkan dalam pembuatan struktur baja yang biasa ditemui dalam baja tulangan, baja profil, baut baja dan juga baja pelat.

Jenis-jenis besi dalam konstruksi banyak digunakan. Namun baja memiliki peranan yang snagat penting di dalamnya, seperti yang dijabarkan di bawah ini:

  • Baja tulangan: jenis baja yang dipakai untuk penulangan beton hingga menjadikannya lebih kokoh dan kuat untuk struktur konstruksi maupun untuk tujuan lainnya. Baja ini disebut juga dengan besi beton yang bentuknya berupa lonjoran dengan permukaan yang licin maupun berulir.
  • Wiremesh: berbeda dengan jenis-jenis besi dalam konstruksi, wiremesh bentuknya berupa jaringan kawat. Bentuknya lebih mirip seperti anyaman. Keguanaannya adalah sebagai tulangan beton yang bentuknya persegi empat.

Itulah tadi beberapa jenis-jenis besi dalam konstruksi dan juga manfaatnya. Pemilihannya tidaklah sembarangan untuk dalam dunia konstruksi. Sifat-sifat besi sangat mempengaruhi penggunaannya.

Comments (0)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.