Open Mon - Fri 10:00-18:00

Pengertian Cast In Situ yang Harus Diketahui Kontraktor

Pengertian Cast In Situ yang Harus Diketahui Kontraktor

Dewasa ini, dalam industri konstruksi, berkembang berbagai macam teknik yang baru. Hal ini dikarenakan adanya penelitian maupun program pengembangan oleh asosiasi serta peneliti. Sehingga, menemukan teknik-teknik yang lebih menghemat waktu serta ekonomis. Meski begitu, salah satu metode manual juga masih digunakan yakni cast in situ.

Meskipun saat ini sudah ada teknologi beton pracetak, tetapi, metode cast in situ yang konvensional dianggap mempunyai kelebihan tersendiri. Sebab, metode tersebut berfungsi untuk memperoleh kekuatan elemen beton yang paling baik.

Pengertian

Cast in situ atau beton cetak di lokasi dibuat pada bekisting pada lokasi pembangunan. Para desainer pun lebih mungkin memberi kreasi dalam menentukan bentuk sesuai dengan tekstur permukaan yang diinginkan.

Pada metode cast in situ, terdapat tiga hal terkait dengan teknik percetakannya, yakni meliputi :

  1. Pada beton cast in situ, lempengan plat, kolom, dan berbagai elemen dibuat pada lokasi serta memiliki lingkungan yang terbuka. Sehingga, sulit dalam pengontrolan campuran, penempatan, serta proses pengeringan.
  2. Berbagai elemen tidak bisa di-casting dulu.
  3. Kondisi cuaca sangat mungkin menunda pekerjaan casting.

Harga dan Biaya Cast In Situ

Jika dibandingkan dengan beton pracetak, maka, harga dan biaya dari beton cast in situ dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Beton in situ dapat dikatakan lebih murah bagi struktur bangunan yang kecil serta untuk bangunan-bangunan dengan bentuk tidak standar. Namun, jenis beton ini kurang efektif untuk bangunan dengan banyak elemen yang seragam.
  2. Biaya untuk perawatan pada struktur cast in situ ini lebih kecil ketimbang beton pracetak.

Kebutuhan Tenaga serta Peralatan

Dari sisi kebutuhan tenaga dan juga peralatan, tentu saja beton cast in situ membutuhkan lebih banyak tenaga kerja ketimbang beton pracetak. Dibutuhkan juga tenaga kerja yang terampil dalam jumlah yang sedikit pada lokasi konstruksi. Selain itu, kontraktor lokal bisa juga membangun strukturnya. Beton jenis ini tidak butul alat-alat penanganan yang berat. Alat yang dibutuhkan hanya lah molen atau alat pengaduk beton saja.

Baca juga:

Harga Ready Mix

Pada konstruksi dengan menggunakan beton cast in situ biasanya lebih lambat. Peningkatan kekuatan pada lokasi menggunakan proses curing yang cepat juga bisa dikatakan hal yang sulit terwujud. Pada konstruksi ini juga dibutuhkan uji kekuatan terlebih dahulu. Selain itu, cukup sulit memakai beton dengan kualitas yang tinggi dikarenakan sangat tergantung pada sumber daya yang ada serta kondisi lokal lokasi pembangunan.

Baca juga:

Harga Beton Cor

Dari sisi kebutuhan tenaga, beton pracetak lebih unggul karena lebih cepat karena bisa dipasang dengan segera. Pun, tidak perlu dilakukan uji kekuatan pada lokasi. Kebutuhan tenaga kerja juga lebih sedikit, tetapi sangat diperlukan tenaga yang terampil dan ahli. Beton pracetak juga butuh berbagai mesin serta derek berat agar pekerja terbantu saat proses pengangkatan serta pemasangan elemen yang cukup berat.

Sistem Struktur serta Arsitektur Cast In Situ

Berdasar pada karakter sistem struktur serta arsitekturnya, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang cast in situ, diantaranya :

  1. Beton in situ lebih menawarkan karakter arsitektur yang monolitik.
  2. Terdapat batasan panjang serta bentuk elemennya.
  3. Elemen tidak bisa di-casting dulu.
  4. Ketahanan terhadap angin dan gempa lebih kuat ketimbang beton pracetak.
  5. Dalam sistem struktural, jumlah sambungannya lebih sedikit.

Karakter tersebut tentu berbeda jauh dengan beton pracetak yang banyak sambungan pada sistem strukturalnya. Selain itu, pada beton pracetak juga harus sangat memerhatikan detail sambungannya. Beton pracetak kurang tahan dari angin dan gempa sehingga kurang cocok di lokasi yang rawan bencana.

Di dalam konstruksi cast in situ, harus dilakukan juga finishing berupa plester aci agar menghasilkan bangunan dengan permukaan halus. Sehingga, saat akan melakukan proses ini diperlukan persiapan berupa dempul dinding dan juga cat. Berbeda dengan beton pracetak yang sudah memberi finishing interior dengan permukaan halus. Sehingga, tidak perlu ada wallpaper, cat, dan penutup dinding yang lain.

Baca juga:

Harga Beton Instan

Beton cast in situ merupakan suatu metode konvensional yang digunakan oleh para kontraktor. Bahkan, kontraktor lokal pun bisa mengadopsi metodenya. Nah, pastinya, setelah menyimak beberapa hal terkait dengan cast in situ, Anda pun bisa mengetahui dimana jenis beton ini bisa diterapkan. Semoga ulasan di atas bermanfaat.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.